Senin, 14 September 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Foto Kita SoutFoto Kita Sout
Foto Kita Sout - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Travel › Api Abadi Mrapen Padam: Menggali Fakta dan Sejarah...
Travel

Api Abadi Mrapen Padam: Menggali Fakta dan Sejarah di Balik Kejadian Ini

 Api Abadi Mrapen Kembali Padam: Fakta Lengkap Fenomena Unik Ini Grobogan, Jawa Tengah — Api Abadi Mrapen, salah satu fenomena alam

Api Abadi Mrapen Padam: Menggali Fakta dan Sejarah di Balik Kejadian Ini

 Api Abadi Mrapen Kembali Padam: Fakta Lengkap Fenomena Unik Ini

Grobogan, Jawa Tengah — Api Abadi Mrapen, salah satu fenomena alam paling terkenal di Indonesia, kembali padam sejak awal tahun 2026. Sumber api yang selama ini dikenal abadi dan menjadi daya tarik wisata serta simbol budaya ini mengejutkan pengunjung dan publik. Setelah sebelumnya terlihat mengecil sejak akhir 2025.

 Penyebab Padamnya Api Abadi Mrapen

Menurut Annas Rofiqi, Penata Layanan Operasional Api Abadi Mrapen, tanda‑tanda masalah sudah terlihat sejak akhir tahun lalu ketika nyala api mulai mengecil. Pada 1 Januari 2026, api yang biasanya terus menyala secara tiba‑tiba hilang ketika diperiksa pagi hari.

Penyebab sementara yang diduga adalah saluran gas yang tertutup lumpur. Sehingga tekanan gas dari dalam tanah tidak mencukupi untuk memantik nyala api seperti biasanya. Meski masih tercium bau gas, kurangnya tekanan membuat api tidak bisa menyala kembali dengan sendirinya.

Petugas lokal telah melaporkan kejadian ini kepada instansi terkait seperti Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Untuk pemeriksaan lanjutan dan mencari solusi agar api bisa dinyalakan kembali di kemudian hari.

 Apa Itu Api Abadi Mrapen?

Api Abadi Mrapen adalah fenomena geologi yang terjadi akibat gas alam yang keluar dari dalam tanah dan menyala di permukaan. Menciptakan nyala api yang tampak tak pernah mati. Fenomena ini berada di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Dalam catatan sejarah, sumber api ini sudah dikenal sejak zaman dahulu, sebelum abad ke‑15. Api ini diyakini sudah menyala sejak era Kesultanan Demak. Api ini menjadi bagian dari tradisi budaya, bahkan digunakan dalam berbagai acara besar seperti upacara keagamaan dan olahraga nasional sampai internasional.

 Api Bukan Selalu Tetap Menyala

Meskipun disebut abadi, istilah ini bukan berarti api tidak bisa padam. Secara geologi, fenomena seperti ini bergantung pada cadangan gas di bawah tanah dan tekanan yang mendorongnya keluar. Jika saluran gas berhenti atau tertutup, seperti kejadian sekarang di Mrapen, nyala api bisa mati total.

Sebelumnya, Api Abadi Mrapen juga pernah padam pada September 2020. Akhirnya berhasil dinyalakan kembali pada April 2021 setelah upaya pengeboran dan penataan ulang saluran gas dilakukan oleh tim geologi dan ESDM.

吝 Dampak dan Reaksi Publik

Kabar padamnya api ini mendapat banyak perhatian dari wisatawan yang sebelumnya datang untuk menyaksikan fenomena unik tersebut. Banyak pengunjung merasa kecewa karena tidak bisa melihat nyala api yang menjadi ikon wisata di Grobogan.

Dalam jangka panjang, pihak pengelola bersama instansi teknis akan melakukan kajian untuk mengetahui langkah terbaik apakah api dapat dinyalakan kembali atau tidak, sembari mempertimbangkan faktor keselamatan dan aspek geologi yang menyertainya.

Tags: Api Abadi Mrapen