Senin, 14 September 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Foto Kita SoutFoto Kita Sout
Foto Kita Sout - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Kemendikdasmen Fasilitasi Murid Disabilitas Daftar...

Kemendikdasmen Fasilitasi Murid Disabilitas Daftar TKA dengan Teknologi Pendukung

Kabar Gembira! Murid Disabilitas Kini Boleh Daftar TKA, Kemendikdasmen Siapkan Teknologi Khusus Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa angin

Kemendikdasmen Fasilitasi Murid Disabilitas Daftar TKA dengan Teknologi Pendukung

Kabar Gembira! Murid Disabilitas Kini Boleh Daftar TKA, Kemendikdasmen Siapkan Teknologi Khusus

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa angin segar bagi dunia pendidikan inklusif di Indonesia. Dalam kebijakan terbaru untuk tahun ajaran 2026, pemerintah secara resmi memperbolehkan murid disabilitas untuk mendaftar Tes Kemampuan Akademik (TKA). Langkah ini diambil guna memastikan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa hambatan fisik maupun sensorik tidak boleh menjadi penghalang bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi besar dalam sistem seleksi masuk sekolah maupun perguruan tinggi agar lebih ramah terhadap penyandang disabilitas.

Dukungan Teknologi Asistif dalam Ujian

Untuk mendukung pelaksanaan TKA yang adil, Kemendikdasmen telah menyiapkan serangkaian teknologi asistif yang akan diterapkan di berbagai titik lokasi ujian. Teknologi ini dirancang untuk membantu peserta dengan berbagai kebutuhan khusus agar dapat mengerjakan soal secara mandiri.

Beberapa teknologi yang disiapkan antara lain:

  • Screen Reader (Pembaca Layar): Bagi siswa tunanetra, sistem ujian akan dilengkapi dengan perangkat lunak yang mengubah teks soal menjadi suara.

  • Soal dalam Format Braille Digital: Menyediakan opsi bagi pengguna perangkat braille agar tetap nyaman membaca teks panjang.

  • Sistem Speech-to-Text: Membantu siswa dengan keterbatasan motorik halus untuk menjawab soal melalui perintah suara.

  • Penerjemah Bahasa Isyarat Virtual: Bagi siswa tunarungu, instruksi ujian akan tersedia melalui video dengan bahasa isyarat.

Penyesuaian Waktu dan Fasilitas

Selain dukungan perangkat keras dan perangkat lunak, Kemendikdasmen juga melakukan penyesuaian regulasi terkait durasi pengerjaan soal. Murid disabilitas akan diberikan tambahan waktu pengerjaan (kompensasi waktu) yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan masing-masing.

“Kami ingin memastikan bahwa yang diuji adalah kemampuan akademik mereka, bukan seberapa cepat mereka bisa mengoperasikan komputer di tengah keterbatasan fisik,” ujar perwakilan dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen.

Menuju Pendidikan Inklusif Nasional

Kebijakan ini mendapatkan apresiasi luas dari berbagai organisasi penyandang disabilitas. Selama ini, banyak siswa berbakat dari Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusi yang merasa terhambat karena sistem seleksi nasional yang kurang akomodatif.

Dengan dibukanya pendaftaran TKA bagi murid disabilitas dan penyediaan teknologi pendukung, Indonesia selangkah lebih maju dalam mewujudkan pendidikan yang benar-benar berkeadilan. Pemerintah juga berkomitmen untuk melatih para pengawas ujian agar memiliki pemahaman dan empati dalam mendampingi peserta disabilitas selama proses ujian berlangsung.

Baca Juga: Advokat Online Cash